Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta

Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta

Posted on

Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta | Awal mulanya, pada suatu malam tepatnya jam 01:15 dini hari aku terbangun oleh suara pertengkaran antara sepupu aku (Jacky) dan istrinya (Anita) maklum rumah kami bersebelahan. Inti pertengkaran itu adalah kecurigaan dan kecemburuan Nita terhadap suaminya yg selalu pulang kerja sampai tengah malam bahkan dua hari terakhir pulang pagi.Keesokan harinya, sesaat setelah Jacky berangkat kerja dan istriku jugasdh berangkat kerja Nita bertandang kerumahku untuk curhat.-Cerita Sex selingkuh– Sebenarnya aku serba salah karena pasti aku terpaksa harus memihak salah satu diantara mereka.

Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta mao kurata

“maaf Ren, aku mengganggu….aku mau curhat nih, ya tentang semalem mungkin kamu mendengar…kata Nita dgn wajah layu
‘iya…gak sengaja aku mendengarnya! Jawabku singkat-cerita sex-
“aku kurang apa sih?? Tiba-tiba Nita bertanya dgn nada serius
‘hmmmm….. aku hanya bergumam, sambil menggaruk kepala bingung harus menjawab apa.
“sebagai seorang pria….menurutmu aku menarik gak? Jawab jujur ya? Dia terus bertanya
‘oke….aku netral ya? Menurut aku kamu cantik, menarik dan jujur aja aku sangat menyukai wanita yg badannya langsing dan tinggi semampai seperti kamu…apalgi kamu pakai baju begini (rok mini cotton dan tanktop). Jawabku sambil memandangi lekuk tubuhnya yg putih mulus

“udahlah jujur aja, jangan menghibur aku….jawabnya sambil memegang tangan kananku dgn lembut.
‘bener Nit, kamu seksi banget…udah jangan suruh menilai gini, aku jadi horny nih lihatin paha kamu! Jawabku dgn nada bercanda, agar horny-ku turun. – terbaru-
“lalu kenapa Jacky cuek sama aku?? Dia bertanya lagi
‘ya gak tahulah, penilaian orang kan beda-beda…. jawabku coba mengelak.
“kok gitu, kamu kan tahu bagaimana Dia dan pacar-pacarnya dulu. Jawabnya dgn nada ketus

‘okey,tapi jangan tersinggung…mungkin kamu kurang aktif dalam bercinta karena Dia suka cewek aktif… jawabku
“iya sih, aku mang pasif….trus apalagi kekuranganku?? Tanya Nita memelas
‘mungkin toketmu kurang gede…. jawabku sambil tertawa coba mencairkan suasana.
“Ren….aku seriuuuuuusssss!!!!! Trus aku harus bagaimana? Tanya Nita serius
‘gampang aja, pergi ke salon…suntik silikon….atau ke dokter aja dech minta obat perangsang biar kamu gak vrigid.
Heheheeee….aku jawab sekenanya.

Nita hanya terdiam dan menganggap serius perkataanku, dia melamun sampai-sampai tdk mendengar perkataanku. Lalu tiba-tiba dia bertanya lagi….

“iya….bener banget kata-katamu….bantu aku ya?? Pleaseee….tolong belikan aku obat perangsang! Pintanya mengejutkan aku

Aku jadi bingung sendiri, pdhl aku kan aku jawab sekenanya saja, pikirku dalam hati.

‘mmmm….aku ada sih, tapi aku gak tahu bagaimana hasilnya…karena aku belum pernah mencobanya’ jawabku.

Akupun langsung berjalan menuju kamar dan mengambil obat yg 4 bulan lalu aku beli dari seorang sales serta memberikanya kepada Nita.

“manjur apa gak ya? Aturan pakainya bagaimana? Nita bertanya lagi
‘aku gak tahu, kan bahasa Cina dibungkusnya….coba aja minum! Jawabku asal

Nita pun meminum 1 butir obat tersebut, tapi setelah 10 menit tanpa reaksi Dia meminum lagi bahkan 2 butir sekaligus. Karena sdh jam 9 aku tinggalkan Dia diruang tamu dan aku berpamitan mandi dulu karena mau ke kantor.

10 menit kemudian aku selesai mandi dan menuju kamar untuk berganti baju, tapi tiba-tiba dari belakang Nita melingkarkan tanganya dipinggangku dan memeluk erat tubuhku sambil berbisik….

“Ren…kamu tadi bilang aku seksi dan suka paha aku….apa kamu bisa membuktikan perkataanmu?? Jawabnya dgn nada memanja

‘apaaa…. aku tak mampu melanjutkan perkataanku, mulutku terrkunci

cerita sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta | Ternyata Nita melepas rok mininya dan memamerkan paha mulusnya yg jenjang tanpa lemak. Spontan penisku langsung tegang menjulang mengangkat handuk yg aku kenakan (tdk memakai CD)…aku sungguh terpesona dan lupa kalau dia adalah istri sepupuku. Nita menarik handukku dan langsung menggenggam penis panjangku dgn kedua tanganya…
“menurut aku, kamu bisa memberi kepuasan lebih dari Jacky…burungmu lebih gede….lebih panjang…dan jujur aja aku lebih suka memandang tubuhmu daripada tubuhnya (Jacky)….semoga penilaianku ini tdk salah” kata Nita panjang lebar.

Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta | Aku langsung mengangkat tubuhnya dan merebahkanya ditempat tidur, kami langsung bergulat dgn telanjang bulat, saling mencium dan bergerak liar mengalir mengikuti deru nafsu yg semakin menggebu. Lidah kami berpilin, saling menghisap….tangan kami saling meraba, mengelus dan memainkan sisi sensitif masing-masing. Aku elus meqinya yg berbulu halus….ternyata sdh becek bahkan banjir. Ditariknya penisku kearah mulutnya, ujungnya dihisap dan dikocok dgn sangat cepat…..

Aaaahhhh…uuuuhhhh…..MMMMPPHHHH….aaaaaHH……oooo ooohhhhh…..erangan dan desahan saling bersaut, melukiskan bagaimana gairah kami saat itu sama-sama tinggi.

Cerita Sex Teman Tetangga Mesra Saat Diajak Bercinta | Aku merebahkan diri, mengamati seberapa aktif gerakan Nita…..dan ternyata obatnya bekerja dgn baik, Nita sangat liar memainkan semua sisi tubuhku sungguh berbeda dgn biasanya yg pemalu dan lembut. Diciuminya tubuhku dari kening hingga ujung jari kakiku diemutnya bahkan anusku tak luput dari jilatanya tanpa jijik atau malu. Aku tertegun melihat aksinya, selayak service bispak import nih, gumamku dalam hati.Akhirnya diapun mengambil posisi duduk diatas penisku dan tanpa basa-basi langsung menekan kuat kebawah membuat penisku sakit karena sesak dan terlalu panjang. Dia menggoyang maju-mundur dgn cepat bertumbu pada kedua tanganya yg berada di dadaku.

uh…uh…uh…uh…uh….ah….desahanya begitu keras dan tanpa henti, membuat aku panik takut ada yg mendengar. pantatnya diputar-putar dgn cepatnya….seakan Nita sedang memperkosa aku.

Kurasakan sdh 2 kali dia menyemprotkan cairan orgasmenya, keringatnya berjatuhan padahal sedang hujan dan yg sangat membuatku terkejut ada noda darah di bibir meqinya. Ini karena dia langsung memasukkan penis secara paksa dan penuh. tapi spertinya yg Nita rasakan hanya nikmat dan nikmat bahkan tak ada tanda-tanda penurunan tensi goyanganya padahal sdh 1 jam lebih…..

“Nit…aku mau keluar nih, buruan jangan sampai di dalam” pintaku karena takut kalau dia hamil dan anaknya mirip aku…kan repot.

Nita tak menghiraukanya dan akhirnya akupun nyemprot didalam meqinya….
CRET…CREEEETTTT…..CREEEEEETTTTTT…..spermaku meluber hingga keperutku, tapi Nita terus bergoyang dgn girang menatapku dgn wajah puas dan senang. 5 menit kemudian Nita menghentikan goyanganya dan menghisap habis sisa sperma yg tercecer kemana-mana.

“Reno sayaaaang….kamu memang hebat, kamu lebih kuat dan dahsyat” bisiknya ditelingaku.

Cepat-cepat aku membujuknya untuk pulang, karena sdh memasuki jam istriku pulang. Sore harinya aku mendapat sms dari Nita “Terrima kasih Ren untuk pagi tadi dan untuk semuanya, maaf aku telah berbuat salah kepadamu…tolong rahasiakan ini dan aku mohon jangan biarkan aku mengulanginya….aku hanya menganggu

Seminggu berlalu semua berjalan seperti biasanya, hingga kemudian pada suatu hari kami berulang kali mengulangnya. hingga kini kami masih sering bercinta walau dgn sembunyi-sembunyi dan curi-curi waktu.

Setelah menaklukkan Mbak Yeyen, obsesi dan rasa percaya diriku semakin tinggi untuk kembali menikmati tubuh para istri muda yg ada disekitar rumahku. Yg menjadi targetku saat ini adalah Nana, wanita berumur 24 tahun ini sebenarnya adalah adik kelasku di SMP dulu jadi sdh lumayan mengenal karakternya.

Hal ini bermula saat pagi-pagi buta Dia bertandang kerumahku untuk meminjam duit pada istriku, sebenarnya istriku ada duit dan ingin meminjaminya tapi aku larang dgn alasan uangnya mau aku pinjamkan kepada temanku karena aku sdh terlanjur janji. Padahal niatku tdk demikian, aku ingin Nana meinjamnya lewat aku agar bisa pendekatan.

Heheee….licik juga aku….gumamku dalam hati. Beberapa saat kemudian setelah istriku berangkat bekerja, aku menelepon Nana agar kerumah aku lagi kalau masih butuh duit. 5 menit kemudian Nana datang kerumah aku,…wow seksi banget, dia datang dgn memakai daster butut yg sebagian basah terpercik air saat mencuci baju.

“kok tumben Des, pinjam duit buat apasih? Tanyaku sambil memelototi toketnya yg menonjol bulat di dasternya.
‘ya buat kebutuhan sehari-hari…Mas Haris gak bisa kirim uang, karena…. Nana tdk meneruskan kata-katanya.

Haris adalah suaminya yg kata orang-orang sedang ditahan pihak kepolisian di samarinda karena mobilnya menabrak orang hingga meninggal saat menuju kantor.

“karena apa…Des? tanyaku pura-pura gak tahu
‘ya…mungkin Mas Reno sdh mendengar kalau suamiku menabrak orang disana!
“ooo…jadi bener ta cerita orang-orang itu…kamu mau pinjam berapa sih? Kok gak pinjam Widya atau Sherly? Tanyaku lagi.

Sherly dan Widya adalah saudara kandungnya Nana namun dari dulu tdk akur walau mereka tinggal satu atap. Keduanya juga sdh berkeluarga yg kebetulan suaminya bekerja ditempat yg sama dibidang pelayaran dan pulang 3 minggu sekali.

‘enggak Mas, nanti malah diceritakan kemana-mana, aku butuh satu juta Mas….kalau gak ada ya 500 ribu aja! Jawab Nana dgn wajah menunduk malu, karena aku tak henti-hentinya memandangi lekuk tubuhnya yg sangat menggugah selera nafsuku.
“begini ya Des, ini aku ada duit 2 juta…tapi sebenarnya duit ini untuk hepi-hepi…. kamu tahu kan, aku bagaimana… jawabku menjelaskan duit yg sedang aku pegang.

‘hepi-hepi? Mas Reno masih suka gituan (main cewek) ya, kan sdh ada Mbak….! katanya agak terkejut
“udah jangan bahas lebih lanjut lagi, intinya kita tolong-menolong aja. aku kasih duit ini dan kamu buat aku hepi” jawabku dgn nada keras memotong kata-katanya.
‘enggak Mas, aku gak berani… jawabnya singkat dan mengambil ancang-ancang pergi
“Des, sorry ya? Aku gak bermaksud merendahkanmu… ini bawa aja uangnya, daripada kamu gak bisa bayar motor dan diremehkan mbak-mbakmu itu… kalau masalah aku, pikirkan aja belakangan, aku bisa nahan kok…. jawabku sambil menghentikan langkahnya.

Dgn terpaksa Dia menerima uangku dan berjalan menuju rumahnya. Sepeninggalnya aku masih tertegun terbayang-bayang tubuhnya yg padat berisi terbungkus kulit kuning langsatnya. 2 hari telah berlalu, aku gelisah menunggu jawaban
“iYA” darinya. Aku sdh tdk tahan lagi, akhirnya pada malam harinya aku sms Nana ‘aq tggu u dwrug ste dkt jmbtn, cpt g ush blz’ (aku tunggu kamu di warung sate dekat jembatan, cepat gak usah balas smsku). Setelah menunggu setengah jam, akhirnya Nana datang juga….

“Des, aku BT (Birahi-Tinggi) nih…kamu balikin uangnya atau kita jalan???? Tanyaku menekannya, aku tahu duitnya sdh habis dipakai.
“aku….aku belum ada duit tapi aku tetap gak bisa, apalagi keluar rumah mendadak malam-malam begini?! Jawabnya dgn mata berkaca-kaca
‘berarti kalu gak keluar rumah kamu bisa kan??? Kataku memelintir jawabanya
“……………” Nana hanya terdiam tak ada secuil katapun yg keluar dari bibir tipisnya.
“ini ada sate bawa aja pulang dan pastikan semuanya makan, tapi kamu jangan sampai makan karena sdh aku campuri obat tidur” kataku sambil menyerahkan bungkusan sate.
‘tapi….’ jawabnya terkejut.
“Cuma obat tidur, bukan racun! Kalau kan gak mau hepi-hepi dgnku, aku akan membantumu mengerjain Sherly dan Widya kamu kan sering disakitin??? Bisiku lirih ditelinganya.
“tenang aja…aku gak akan menyentuhmu! Tambahku

Nana mengangguk, mungkin kejengkelanya pada kedua kakaknya mampu membuat hatinya goyah. Diapun bergegas pulang karena gerimis yg tiba-tiba datang…. tepat jam 21.00 aku menerima sms dari Nana

“semuanya sdh tidur, lewat pintu belakang ya?? Jangan sampai ada yg tahu” setelah membaca sms itu, aku langsung berpamitan pada istri untuk menggantikan jaga ronda Pak Seto yg sakit.

Aku mengendap-endap menuju rumah Nana dgn semangat 45 karena aku sdh meminum obat kuat jadi sdh on berat. Aku langsung masuk pintu belakang sesuai perintahnya dan aku lihat Nana menyambut aku dgn wajah tegang. Aku dan Nana langsung menuju kamar Mbak Sherly yg kebetulan paling belakang.

“Des, kamu disini aja ya? Bantu aku merekamnya? Pintaku sambil menyerahkan handycam
‘jangan direkam Mas, aku gak mau! Elaknya
“ya udah, tapi kamu disini aja…jagain jangan sampai ada yg terbangun kalau gak mau kita ketahuan!! Pintaku, padahal niatku adalah membuatnya horny melihat aku memperkosa Sherly yg tertidur.

Tanpa sepengetahuan Nana aku mengatur timer pada Handycam agar merekam otomatis 10 menit kemudian dan meletakkanya diatas meja. Sherly adalah kakak keduanya, tubuhnya ramping, berkulit putih dan ukuran BH 34B. Karena diburu aku langsung memasukkan sebutir obat perangsang dan melepas baju tipis yg dikenakanya hingga hanya menyisakan CD hellokity putih miliknya.

Penisku yg sdh menegang sejak dari rumah terasa semakin menyesak dicelana, akupun langsung melepaskan semua pakaian hingga benar-benar bugil. Aku langsung menciuminya bibir dan lehernya bertubi-tubi sambil meremas dua toketnya yg sangat kenyal, maklum belum mempunyai anak. Aku terus merangsangnya dgn belaian disekujur tubuhnya sambil menunggu reaksi obat. Akhirnya beberapa menit kemudian aku mendengar desahan lembut dari mulutnya……

Mmmmmppphhhh….uuuhhhhhh…..desahan itu semakin menjadi saat aku mulai mengobok-obok meqinya dgn jari dan lidahku, aku tak menygka meqinya masih sangat sempit mungkin jarang dipakai suaminya atau mungkin juga penis suaminya yg imut.

Dari cermin aku melihat Nana mencuri-curi pandang dan tertegun melihat penis jumboku menggesek-gesek bibir Sherly. Ini kesempatanku untuk mempermainkan birahinya Nana, bisikku dalam hati. Nana terkejut saat Aku langsung menariknya ketempat tidur….

“apa sih Mas? Pakai tarik-tarik paksa begini?
‘bantu aku pegangi bibir Sherly, kalau tdk aku akan memaksakanya dan itu akan membuatnya terbangun!’ ancamku.

Nana menurut dan langsung memegangi mulut kakaknya agar penisku bisa masuk… sedikit-demi sedikit akhirnya penisku masuk dan mengoyangnya maju-mundur hingga kurasakan mentok di dinding tenggorokanya.

Ooohhh….sungguh nikmat, nafasnya yg terengah secara gak langsung menghisap-hisap penisku….walau tertidur tapi ternyata tanganya mulai meraba-raba dadaku. Mata Nana memejam dihadapanku seperti takut terangsang,….sesekali aku sengaja menempelkan penisku pada tanganya yg masih memegangi mulut Sherly. Aku masukkan penisku semakin dalam dan itu membuat Sherly tersedak….spontan tangan Nana mencabut penisku dari mulutnya. Mata Nana terbuka dan tepat dihadapanku, kami saling memandang…

“bagaimana rasanya (menyentuh penisku) kamu suka kan??? Bisikku lirih
‘iiihhh….enggak! jawabnya spontan dan melepaskan penisku.

Aku hanya tersenyum melihat wajahnya memerah, entah karena malu atau sdh terangsang?? Mungkin juga kedua-duanya! Gumamku dalam hati. Aku berbalik dari hadapanya dan mengangkat kedua paha Sherly serta melebarkanya, aku tekan ujung penisku pelan-pelan dibibir meqinya yg sangat basah…tapi karena sangat sempit aku sangat kesulitan, aku terus berusaha hingga terpaksa memakai kondom yg ada minyak pelumasnya. Aku dorong kuat-kuat hingga akhirnya…..

BLESSSSSSSSSSSS……BBLEEEESSSSSSSSSSSSSSSSSS…. ……..penisku menancap kuat dimeqinya, walau dalam keadaan tdk sadar ternyata meqinya dapat memijit-mijit penisku dgn irama yg teratur. Aku goyang maju-mundur….lebih cepat…. terus dan teruuuuuuuuuuuuuuussss…. setelah kurasa cukup becek dan licin akupun melepas kondomnya dan menggenjot goyangan sekuat tenagaku….. Sherly menggelinjang bergerak liar dgn tangan meremas-remas kasur.

PLAK…PLAAAKKKK….PLAAAAAKKKKK…..aku tak menghiraukan suara benturan penis dan meqi yg semakin keras. Aku semakin bersemangat saat Nana secara tdk sadar mulai merogoh meqinya dari dalam daster. Setengah jam kemudian CRET….CREEEETTTT…..aku semprotkan seluruh spermaku kedalam meqinya. Dgn nafas terengah aku menjatuhkan wajahku kepangkuan Nana….

“enak banget Des, meqi Sherly seperti meqi perawan….apa punya kamu juga begitu?
‘kaamuuu….kok….tumpahin didalam sih?? Nana tak menjawab malah balik bertanya.

Aku tak menjawabnya dan langsung beranjak menuju kamar Widya yg berada disebelahnya, Nana sempat menghalangiku karena takut spermaku aku tumpahkan ke meqi Widya. Aku tak menghiraukanya malah aku manfaatkan kekhawatiranya….
“bantu aku merangsang jilatin meqi Mbakmu, jangan sampai penisku masuk kedalam meqi kesednya! Ancamku sambil berbisik dan mencium telinganya….

‘……… Nana tak menjawab dan hanya mengangguk dan langsung menjilati meqinya Widya.

Aku elus pantatnya yg sedang menungging dan menyelipkan jari telunjukku disela Cdnya yg ternyata sdh sangat becek dan licin. Udah siap tuh, langsung tancap aja??? setan dalam hatiku berbisik. Aku siapkan Handycam untuk merekam detik-detik penisku memasuki pintu surganya.

Aku angkat dasternya hingga ke pinggang dan menggeser CDnya ke pinggir kemudian measukkan penis senti demi senti hingga meqinya terisi penuh. Sesaat Nana menghentikan jilatanya pada meqi Widya dan menengok kebelakang menatap wajahku yg bermandi peluh. Kurasakan jepitan dan pijatan dari meqi tembemnya pertanda Nana sangatmenikmati dan ilkhas melayani aku. Heheheeee…..

Aaaaggghhhhhhhhhh……enak Mass…..ayo masukin semuanya! Gumam Nana

“iyaaa…..Beb…..jawabku

Dgn berpegangan pada pinggangnya aku percepat goyanganku, terus…dan teruuuuuuusssss!

Ah…ah…ah…..ahhhh….ahhhh…..ahhhhh…..aaa aaaaaaaaaahhhhhhhhh…..aku gak tahan Massss…. desahnya dgn nafas terengah dan kaki megejang. Aku menghentikan goyanganku dan tidur terlentang disebelah Widya dan meainkan toge Widya yg super jumbo. Sementara Nana mengambil inisiatif diatasku….memegang penisku dan menuntun masuk kedalam meqinya.

BLLEEEESSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS……OOOOOOOOOOooo hhhhhhhhhhhhhhhhhh……….

Nana menggerakkan pantatnya maju-mundur dgn irama yg semakin cepat…..

AAAAAAgggggghhhhhhhhhhhh…..goyangan kamu hebat Beb! Rayuku

Nana mendorong wajahku menjauhi toket Widya dan melahap bibirku dgn ganasnya…..

Emuacch….emuacch…..emuaccchhhh…..emuaaaaaaaaaaaaccc cccchhhhhhhhhhhhh…..

Lidahnya memilin lidahku seakan tak ingin lepas, bbirnya menghisap kuat seakan tak rela bila aku mencium Widya. Hujan gerimis tak mampu memadamkan birahi kami, tetes demi tetes keringat Nana mengguyur tubuhku…..sungguh sangat liar nafsunya, entah bagaimana kalau dia meminum obat perangsang seperti Sherly. Satu jam kami memanjakan nafsu, tiga kali sdh Nana menyemprotkan orgasmenya hingga perutku sakit digaygnya tapi belum ada tanda-tanda spermaku akan nyemprot.

Beberapa menit kemudian tubuh Nana mengejang hebat, bahkan kedua tangan dan kakinya gemetar tak mampu menopang tubuhnya. akupun meminta Nana beristirahat dgn tiduran disebelah Widya. Jujur aku sangat kuwalahan malam ini, tapi ada yg kurang kalau belum crot.

Pelan-pelan jariku bergerilya menyusuri lebatnya jembut Widya dan menari di dalam rongga meqinya. Satu jari telunjuk….tambah satu jari tengah….dan kemudian jari manisku memaksa berdesakan mengocok meqinya. Pyekkkkk……pyekkkk suara becek beriringan dgn gemericik hujan…..mengalirkan nafsuku untuk kembali ber-ML ria.

Aku tengkurapkan tubuhnya dan mengambil posisi push-up…..ZLEP….ZLEEBBBBBB….ZLEEEBBBB jepitan meqi dan pantatnya menyajikan double sensasi yg sanagt berasa.

Sssssssssss…….sssssssshhhhhhhhhhhhhhhhhh…… …….Widya terus mendesis mengikuti irama goyanganku. Penisku yg biasanya tdk terjepit penuh, kini tak tersisa….pantat bohaynya memaksa aku menyemprotkan spermaku dua puluh menit kemudian. CREET….CREEEEEETTTTT…..CREEEEEEEEEEEETTTTTTT TTTTTTTTT…….meluber keluar hingga ke paha dan sprei.

Tak mau ketahuan orang, akupun buru-buru memakaikan bajunya Widya dan Sherly sebelum akhirnya membangunkan Nana untuk berpamitan pulang.

Cerita sex hot terbaru ini masih berlanjut sampai sekarang, terutama antara aku dan Nana. Kata Nana, sekarang Widya dan Sherly sedang mengandung 4 bulan…. semoga saja gak ada yg mirip aku, doain ya Gan?????

Anehnya kekhawatiran itu tak membuat aku jera…..aku tetap berobsesi memanjakan birahi.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *