Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian

Posted on

Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian | Cerita bermula pada malam minggu yg sunyi senyap di kampung itu, padahal biasanya setiap malam minggu aku sulit tidur saking berisiknya diluar tapi sekarang? apa yg membuat kampung ini sepi?
Akhirnya untuk mengusir kebosanan, aku pergi ke rental PS3 dekat kontrakanku. Aneh! ternyata disini sepi sekali, padahal biasanya butuh perjuangan jika ingin main disini saat malam minggu. Rental PS3 itu milik tante Kokom. Tante Kokom menyalakan PSnya dan aku bermain.

Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian kumpulan foto tante girang

Cerita Dewasa Gairah Mesum Tante Kesepian | Tiba-tiba tante Kokom kembali dari dalam rumahnya sambil membawakanku 1 mangkok indomie dengan telur padahal aku tidak memesan.
‘Nih buat mas Anto’ Kata tante Kokom
‘Loh, kan saya gak mesen mpok?’ Kataku, tante Kokom biasa dipanggil Mpok Kokom
‘Udah makan aja, rejeki gak boleh ditolak’ kata mpok Kokom
Mienya sudah habis kumakan dan mpok Kokom kembali dengan segelas air dingin untukku. Setelah kuminum, dia menemaniku bermain dan mengajakku mengobrol sampai ujung-ujungnya berlanjut ke topik seks.
‘Mas Anto udah punya pacar belum?’ tanya mpok Kokom
‘Hehehe, belum mpok’ jawabku
‘Kenapa belum? kan mas Anto ganteng masa belum punya pacar?’ tanya mpok Kokom
‘Belum ada yg pas’ jawabku
‘Eh mpok, kok sepi banget sih disini? emang pada kemana?’ tanyaku
‘Pada nonton konser di lapangan sana, kamu gak nonton’ kata mpok Kokom
‘Oh, nggak saya aja baru tau, mpok sendiri aja disini?’ tanyaku
‘Iya, biasanya rame banget, anak mpok juga lagi nginep di rumah neneknya’ kata mpok Kokom
‘Wah, kasian mpok sendiri, untung ada saya yg nemenin’ kataku
‘Iya, makasih ya Nto’ kata mpok Kokom
Kami makin akrab mengobrol dan saling curhat. Mataku tak sengaja melihat belahan dada mpok Kokom yg hanya memakai tank top dan celana mini, otomatis kontolku berdiri dan mpok Kokom melihatnya.
‘Eh, punya kamu kenapa tuh berdiri?’ tanya mpok Kokom
‘Gak tau nih mpok, emang sering gini’ jawabku bohong
‘Wah gede juga yah!’ kata mpok Kokom sambil memegang kontolku, ‘Udah pernah masuk sarangnya belum?’ tanya mpok Kokom.
‘Belum mpok, ntar aja buat bini saya’ jawabku
‘Oh, tapi sebaiknya dari sekarang latihan biar malam pertama bini kamu puas’ kata mpok Kokom
‘Hehehehe, dosa mpok’ kataku, ‘Suami mpok sendiri jago nggak?’ tanyaku mulai berani
‘Jago banget, sebenernya mpok udah ngentot sama dia sebelum nikah, makanya mpok mau walaupun dia pas-pasan.’ jawab mpok Kokom
‘Berarti sekarang mpok jablay (jarang dibelai) dong?’ tanyaku
‘Iya, tapi kalo lagi pengen banget terpaksa mpok jual diri, abis gak tahan!’ jawab mpok Kokom
‘andai gue bisa muasin dia’ pikirku
‘Kamu mau gak main disini gratis selamanya?’ tanya mpok Kokom
‘Wah mau banget mpok!’ terimaku
‘Tapi syaratnya kamu harus puasin mpok dulu, mau ya?’ tanya mpok Kokom
aku diam sejenak sambil berfikir. Mpok Kokom langsung mengunci pintu dan mematikan PSnya, dia langsung memelukku dan membawaku ke kamarnya. Disana kami berciuman dengan sangat liar dan mpok Kokom melumat bibirku, aku tak bisa mengimbangi permainannya. Sementara berciuman, aku meremas tetek besar mpok Kokom. Dia membalas dengan membuka celana dan CDku lalu mengocok kontolku.
‘Aduh mpok, pelan-pelan dong! saya gak bisa ngimbangin’ pintaku
Mpok Kokom melepas badannya dariku
‘Iya deh, oh ya, kita manggilnya sayang, jangan mpok!’ katanya
Mpok Kokom menginstruksikan untuk minta dibukakan bajunya. Setelah kulucuti bajunya, ternyata tubuhnya sempurnya dengan vagina berbulu lebat. Mpok Kokom yg tak tahan langsung membuka bajuku dan membawaku ke ranjang. Dia memasukkan kontolku ke sarangnya dan langsung menggoyangku dengan cepat sekali. Rupanya dia sudah sangat profesional. Aku tak bisa berfikir apapun, saat mpok Kokom menciumku, aku semakin tak sadarkan diri saking nikmatnya.
‘Terus sayang, terusss, ahhh’ desahku
Mpok Kokom semakin bergairah, aku tak mau kalah dan aku membalikkan tubuhnya jadi aku diatas. Kusodok dalam-dalam kontolku hingga mpok lia merem melek
‘Kamu pinter banget sih…. ahhhhh… enak, terusss’ desah mpok Kokom yang membuatku makin semangat
Akhirnya pejuku keluar di dalam vagina mpok Kokom. Aku dan dia sangat puas dan lemas setalahnya.
‘Habis ini main apalagi yang?’ tanyaku sambil ngos-ngosan
‘Terserah kamu deh, ntar dulu aku capek’ jawabnya
Aku tak peduli dan langsung memasukkan kontolku ke memeknya lagi yang sedang mengangkang sambil kucium bibirnya dan kuremas tetek besarnya. Aku semakin liar mencium ke leher dan mpok Kokom hanya bisa pasrah.
‘Yang, ampun yang, ntar dulu’ pinta mpok Kokom sambil berusaha melepas pelukanku
Aku semakin semangat memeluk erat tubuh mulus dan seksinya. Setelah kulepas pelukanku, dia menarik kontolku keluar dari sarangnya. Dia mengocok kontolku dan mengulumnya.
‘Ahhh…. mpok sayang kamu pinter banget sihh….’ desahku
pejuku yang tersisa sedikit dijilatinya yang membuat aku geli. Setelah itu gantian aku menjilati memek berbulunya. Dia mendorong kepalaku dan menjepitnya dengan paha mulusnya agar aku bisa semakin merasakan lubang surgawinya. Setelah terus kujilati, mpok Kokom orgasme dan cairannya muncrat ke wajahku. Setelah itu aku pamit pulang dan mpok Kokom memberiku 100rb sebagai upah.
‘Nih, sering-sering main kesini lagi ya sayang’ pinta mpok Kokom
‘Iya’ jawabku
Akhirnya, setiap rumahnya sepi mpok Kokom selalu menyuruhku datang memuaskannya dan aku selalu datang hingga kini

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *